12 Penyebab Gigi Ngilu yang Tidak Boleh Diabaikan

12 Penyebab Gigi Ngilu yang Tidak Boleh Diabaikan

Penyebab Gigi Ngilu – Gigi ngilu adalah keluhan yang umum di alami oleh banyak orang. Sensasi nyeri tajam atau terasa ngilu saat mengonsumsi makanan panas, dingin, atau manis sering kali dianggap sepele. Padahal, jika di biarkan, gigi ngilu bisa menjadi pertanda masalah serius pada kesehatan mulut. Memahami penyebabnya sangat penting agar langkah pencegahan dan penanganan bisa di lakukan tepat waktu. Berikut ini 12 penyebab gigi ngilu yang tidak boleh di abaikan.

1. Gigi Sensitif

Gigi sensitif terjadi ketika lapisan enamel menipis atau akar gigi terbuka. Hal ini membuat saraf gigi lebih mudah terstimulasi oleh suhu ekstrem atau makanan asam. Sensitivitas gigi sering muncul karena kebiasaan menggosok gigi terlalu keras atau penggunaan pasta gigi yang tidak sesuai.

Baca Juga: 4 Penyebab Bibir Bengkak Tiba-Tiba dan Tips Mengatasinya

2. Gigi Berlubang

Lubang pada gigi atau karies merupakan penyebab paling umum gigi ngilu. Bakteri dalam mulut memecah sisa makanan dan membentuk asam yang merusak enamel. Jika tidak ditangani, rasa ngilu bisa meningkat dan berpotensi menyebabkan infeksi lebih serius.

3. Penumpukan Plak dan Karang Gigi

Plak dan karang gigi menempel pada permukaan gigi dan gusi. Selain menimbulkan bau mulut, plak juga memicu peradangan gusi dan membuat gigi terasa ngilu saat di sentuh atau dikunyah.

4. Gusi Menyusut

Gusi yang menyusut membuka bagian akar gigi yang seharusnya tertutup. Akibatnya, saraf gigi lebih mudah teriritasi, terutama saat mengonsumsi makanan panas atau dingin. Kondisi ini sering terjadi pada orang dengan kebiasaan merokok atau kurang menjaga kebersihan mulut.

5. Retak atau Pecah pada Gigi

Gigi yang retak atau pecah akan menyebabkan ngilu yang muncul dan hilang secara tiba-tiba. Rasa sakit ini biasanya muncul saat menggigit makanan keras atau mengunyah di sisi gigi yang retak.

6. Penggunaan Produk Pemutih Gigi

Produk pemutih gigi yang terlalu sering digunakan atau memiliki kandungan bahan kimia kuat dapat menipiskan enamel. Akibatnya, gigi menjadi lebih sensitif dan mudah ngilu.

7. Pengaruh Makanan dan Minuman Asam

Makanan dan minuman asam, seperti soda, jeruk, atau cuka, dapat mengikis lapisan enamel. Lapisan yang menipis membuat saraf gigi lebih mudah terangsang sehingga menimbulkan sensasi ngilu.

8. Bruxism (Menggertakkan Gigi)

Bruxism atau kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur memberikan tekanan berlebih pada gigi. Tekanan ini dapat menipiskan enamel dan menyebabkan gigi ngilu, terutama di pagi hari.

9. Infeksi atau Abses Gigi

Infeksi pada gigi atau abses bisa menimbulkan rasa ngilu yang tajam dan berkepanjangan. Kondisi ini perlu penanganan dokter gigi segera untuk mencegah penyebaran infeksi ke jaringan lain.

10. Perawatan Gigi yang Baru Dilakukan

Beberapa perawatan gigi, seperti tambal gigi, scaling, atau bleaching, terkadang membuat gigi sementara sensitif. Rasa ngilu biasanya akan berangsur membaik dalam beberapa hari.

11. Perubahan Hormon

Perubahan hormon, terutama pada wanita saat menstruasi, hamil, atau menopause, dapat memengaruhi kesehatan gusi dan membuat gigi lebih sensitif.

12. Penyakit Sistemik

Beberapa penyakit, seperti diabetes atau refluks asam lambung, dapat memengaruhi kesehatan gigi dan gusi. Kondisi ini dapat menyebabkan enamel menipis dan gigi ngilu lebih sering terjadi.

Kesimpulan

Gigi ngilu bukan masalah sepele. Dengan mengenali penyebabnya sejak dini, Anda dapat mencegah kerusakan gigi lebih lanjut. Menjaga kebersihan mulut, rutin memeriksakan gigi, dan menghindari kebiasaan buruk merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan gigi. Jika ngilu berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin parah, segera konsultasikan ke dokter gigi untuk penanganan profesional.